Langsung ke konten utama

Jurang Pengembangan Software di Dunia Open-Source

     E ra D i srupsi      2 025 ini adalah tahun terpesat dimana dunia A rtificial I ntelligence berkembang pesat, dimana pengerjaan kode sudah terlampaui oleh sistem kecerdasan buatan ini, semua aspek komprehensif didalam dunia programming seperti syntax itu sudah terkuasai oleh data, sehingga memungkinkan penggunanya untuk cukup memerintahkan penulisan kode yang begitu sederhana. Namun, di lain waktu, cara orang untuk mempelajari bahasa pemrograman pun akan terlihat lebih sederhana karena bantuan alat kecerdasan buatan, AI .

Cara Mempelajari Dan Memahami Perintah OS GNU/Linux


 

Bagi opreker-opreker komputer yang suka ngoprek, GNU/Linux memang salah satu OS yang paling pas untuk dioprek. GNU/Linux membukakan seluruh isi sistemnya biar bisa dipelajari, khususnya belajar gimana sih cara kerja program komputer, gimana sih cara memerintahkan program, sampai mengembangkan dan membuat program bahkan aplikasi sendiri.

GNU/Linux itu enaknya punya yang namanya repository, repository itu ibaratnya kayak perpustakaan program. Jadi kalau mau nginstal program nggak usah nyari di Google sambil kena virus. Tinggal perintahin aja program apt-get buat download sama instal program yang kita inginkan, sama siapin aja koneksi internetnya biar bisa ngambil file programnya di repository, beres.

Nah, sekarang kita bahas gimana supaya kita memerintahkan suatu program beserta syntax ( aturan perintah ) di program yang akan kita pakai. Tutorial dan penjelasan yang kita praktekkan akan memakai OS GNU/Linux Debian ( atau turunannya seperti Ubuntu, Linux Mint, Kali Linux, dan lain-lain. ).
Kita mesti memahami dulu fungsi utama program yang kita pakai. Contoh disini kita akan pakai program ls, mkdir, cd, curl, nslookup, apt-get. Ini fungsi dari program yang akan kita pake :
  • ls =  List Directory, untuk menampilkan file dan folder pada terminal
  • mkdir = Make Directory, untuk membuat folder.
  • cd = Change Directory, untuk berpindah posisi folder.
  • nslookup = Nameserver Lookup, untuk melihat alamat IP dari sebuah hostname.
  • apt-get = Program managemen aplikasi dan program sistem.
Kedua, disetiap program biasanya akan menyediakan sebuah opsi yang menampilkan opsi apa aja yang kita bisa pakai pada program yang kita pake. Contoh gambar dibawah ini kita memerintahkan mkdir, disana tampil error yang artinya harus ada minimal satu opsi tambahan yang perlu diisi, kita bisa memakai opsi --help untuk melihat opsi-opsi apa yang bisa kita pakai.





 Kita bisa lihat disana, kita ketikkan mkdir --help dan muncul beberapa opsi yang bisa dipakai. Selain itu, muncul Usage: mkdir [OPTION]... DIRECTORY....
 Perhatikan label OPTION tanda kurung [ dan ], tanda kurung tersebut artinya kita bisa memakai opsi-opsi program dibawah seperti -p ( panjangnya --parents ), -v ( panjangnya --verbose ), -m, --help, --version, dst. Nah, opsi tersebut bisa kita pakai, atau bisa juga nggak dipakai ( opsional ). Disamping itu ada pula penjelasan opsi-opsi tersebut, contohnya seperti opsi --help, fungsinya "Display this help and exit" ( artinya fungsi opsi --help itu untuk menampilkan teks bantuan lalu keluar ).

Ada juga DIRECTORY..., bagian ini tidak memiliki tanda kurung apapun, artinya bagian itu mesti diisi dengan nama directory ( folder ) yang akan kita buat nanti.

Tanda '...' tersebut mengartikan bahwa kita bisa memakai satu opsi atau lebih ( opsional ), dan kita bisa membuat beberapa direktori/folder sekaligus.

Contoh Pemakaian program mkdir :



Terlihat disana, kita perintahkan mkdir FOLDERBARU untuk membuat folder bernama 'FOLDERBARU', setelahnya kita lihat oleh program ls untuk melihat direktori/folder yang barusan dibuat.
Terus kita coba opsi --help buat menampilkan teks bantuan tadi supaya bisa melihat opsi apa yang bisa dipakai.
Setelah itu kita pakai opsi --version, terlihat disana tertulis ada versi program mkdir 8.26 sama lisensi program mkdir dan nama pembuat program mkdir.
Kita coba satu kali lagi dengan opsi --verbose ( atau bisa juga -v ) untuk mengeluarkan output teks ketika kita membuat folder 'FOLDERBARU2', setelahnya kita cek lagi dengan ls, untuk melihat folder 'FOLDERBARU2'.

Sebagian program kadang nggak butuh satu opsi apapun yang perlu diisi, kayak program ls yang secara bawaannya fungsinya melihat isi direktori. Namun program yang seluruh opsinya opsional semacam program ls ini bukan berarti dia nggak punya opsi satupun, setiap program rata-rata punya teks bantuan dengan opsi --help, kita coba opsi --help di program ls ini.



Bisa dilihat Usage ( penggunaan ) nya disana kan? Seluruh opsi [OPTION] dan [FILE] terdapat kurung [ dan ] yang artinya memang kedua opsi tersebut hanyalah opsional. Dan secara bawaannya, program ls akan mengeluarkan output daftar direktori-direktori.
Selain itu juga ada program cd yang Usage nya seperti ini :


cd: cd [-L|[-P [-e]] [-@]] [dir]

Artinya :
  • Opsi -L adalah opsional.
  • Tanda pipa | menunjukkan bahwa satu opsi -L atau opsi -P dan -@ bisa dipakai opsional. Tanda | menunjukkan OR ( Bahasa Inggris dari 'atau' ), jadi kita bisa memilih salah satu opsi dari dua opsi yang ada.
  • Opsi -e adalah opsi dari opsi -P, opsi -e opsional.
  • opsi [dir] adalah opsional. Opsi ini adalah tujuan direktori/folder yang akan dialihkan.
 Lihat disana, banyak istilah yang belum dimengerti, kan? Seperti opsi -L yang ada istilah "symbolic link" . Nah disinilah kita menemukan hal dan pengetahuan baru di OS GNU/Linux, kita bisa searching di Google apabila kita belum paham atau belum mengerti tentang suatu hal yang ada di program.
Selain itu ada opsi dengan kurung { dan } yang berarti opsi dari opsi. Opsi tersebut bisa digunakan bila diperlukan pada sebuah opsi utamanya. Ada juga opsi yang membutuhkan suatu argument seperti opsi --mode=MODE yang ada di program mkdir tadi.
Ada pula program yang benar-benar nggak punya opsi --help ( atau opsi lain yang menunjukkan teks bantuan ) sama sekali, contohnya seperti nslookup.


Lihat disana, kan? Ngetik opsi --help malah muncul Invalid option. Ya, program semacam ini mempunyai perintah dasar dan fungsi tersendiri, tanda > menunjukkan bahwa program meminta input dari pengguna, sehingga akan ada proses yang berjalan.






Namun, apa memang benar-benar tidak ada opsi? Tentu Tidak.
Beberapa Distribusi GNU/Linux mempunyai suatu program yang namanya man, program itu akan membuka seluruh manual page ( halaman manual penggunaan seluruh program ) yang terinstal di sistem kita. Kita tinggal perintahkan man [program], contohnya kita disini akan membaca halaman manual program nslookup.



Penjelasan di manual page sangat detail dan cukup mudah untuk dipahami. Mulai dari penjelasan fungsi utama program tersebut, Synopsis Syntax program, argumen yang diperlukan program, dan masih banyak lagi. Bila kita nggak mengerti bahasa inggris, kita cukup copy-paste penjelasan yang ada di manual page itu.


 

 

 

Manual page ini sangat berguna disaat kita nggak punya akses internet dan juga penjelasan disini cukup sederhana dan bisa dipahami. Belajar dan memahami atas kemauan sendiri akan lebih mudah dan cepat, karena kita tau kita mempunyai dasar pikiran atas jiwa tersendiri dan ketika kita memang memperlukan ilmu tersebut, maka kita akan berhasil memahaminya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jurang Pengembangan Software di Dunia Open-Source

     E ra D i srupsi      2 025 ini adalah tahun terpesat dimana dunia A rtificial I ntelligence berkembang pesat, dimana pengerjaan kode sudah terlampaui oleh sistem kecerdasan buatan ini, semua aspek komprehensif didalam dunia programming seperti syntax itu sudah terkuasai oleh data, sehingga memungkinkan penggunanya untuk cukup memerintahkan penulisan kode yang begitu sederhana. Namun, di lain waktu, cara orang untuk mempelajari bahasa pemrograman pun akan terlihat lebih sederhana karena bantuan alat kecerdasan buatan, AI .

Linux NAT : Sekedar Coretan Tentang NAT

Kadang orang-orang yang sering ngulik pada konsep jaringan menemukan hal ini, NAT. Mungkin alasannya ketika ingin memblokir atau mencegah koneksi agar supaya tidak masuk ke mesin Linux yang dipakainya, atau mungkin gimana cara jaringan lokal bisa konek ke Internet lewat mesin Linux yang dipakainya. Kepanjangan NAT adalah Network Address Translation , atau bahasanya Translasi Alamat Jaringan. Ya, definisi NAT yang diambil di Wikipedia adalah "A method of remapping one IP address space into another by modifying network address information in the IP header of packets while they are in transit across a traffic routing device." Yang artinya "Sebuah metode untuk memetakan ulang satu ruang IP address ke IP address yang informasinya dimodifikasi di header paket disaat paket itu sedang transit di perangat perutean lalu lintas". NAT bisa juga dibilang salah satu fungsi dari router, karena memang fungsinya untuk mengubah informasi paket IP address, mulai dari destination ...

SSH : Reverse Tunneling

SSH Reverse Tunneling ini satu cara buat kita yang mau jadikan komputer Linux kita supaya bisa diakses lewat jaringan internet bantuan Alamat IP Public. Reverse SSH Tunneling ini sama dengan SSH Tunneling biasa. Cuma bedanya kalau Reverse SSH Tunneling ini titik aksesnya ada di server SSH itu sendiri supaya host/server tujuan itu bisa diakses di jaringan internet lewat port yang terbuka di server SSH. Reverse SSH Gratis Serveo.net Serveo ini adalah salah satu penyedia Layanan Reverse SSH yang semua orang dapat memakainya secara gratis. Layanan ini dapat kita pakai dengan perintah ssh di OS Linux dengan opsi -R .        ssh -R [Remote Port]:[Destination Address]:[Destination Port] serveo.net -p 22 Disini kita dapat menentukan Remote Port, Destination Address beserta Destination Portnya. Untuk itu, Remote Port adalah nomor port yang akan menjadi titik akses dari server. Destination Address adalah alamat tujuan ketika kita terhubung ke server SSH dengan...